ANTROPOLOGI DAN PENGEMBANGAN MASYARAKAT

UNIVERSITAS MPU TANTULAR JAKARTA

Nama Mahasiswa  : Riko Simanjuntak

Dosen Pengampu  : Serepina Tiur Maida S.Sos., M.Pd., M.I.Kom

    Antropologi dan pengembangan masyarakat memiliki keterkaitan erat dimana antropologi mempelajari kehidupan sosial dan budaya manusia secara holistik dan memberikan pemahaman mendalam tentang masyarakat yang dapat dimanfaatkan dalam perencanaan pembangunan masyarakat.


Kedekatan para antropolog dengan masyarakat dan kecenderungan pendekatan holistik pada hampir seluruh studinya secara teoritis memungkinkan ahli antropologi dapat memahami sebahagian besar (jika bukan semua aspek) kehidupan masyarakat yang ditelitinya, dan karena itu pula semestinya dapat memainkan perannya dalam usaha pembangunan.
Istilah pembangunan sering berkonotasi positif, karena di dalam konsep pembangunan telah mencakup intervensi teknologi manusia terhadap keseimbangan alam: pembangunan bendungan-bendungan, pembangunan jalan raya, sekolah, rumah sakit, pengeboran minyak, penggalian batubara, pembukaan tambang-tambang, dan pembangunan pabrik-pabrik, pembangunan suatu kawasan untuk penempatan transmigrasi, penataan sumberdaya alam untuk kepentingan wisata dan lain-lain sebagainya, dan juga tercakup usaha-usaha untuk memperbaiki kualitas sumberdaya manusia dan sosial budaya.
Pembangunan sebagai sebuah program yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat, dari satu segi dapat dilihat sebagai sebuah program yang isinya secara terencana bertujuan untuk merubah cara-cara hidup dari warga masyarakat.Dalam perspektif ini, sebuah program pembangunan adalah sebuah program terencana untuk merubah acuan yang secara tradisional menjadi pedoman bagi kehidupan masyarakat tersebut menjadi sesuatu acuan yang baru yang sesuai dengan isi dari program pembangunan itu sendiri.Dalam pengertian inilah program pembangunan dapat dilihat sebagai sebuah program yang merubah secara terencana kebudayaan dari masyarakat yang dibangun tersebut (Parsudi, 1997).
Semua pembangunan ditujukan kepada masyarakat. Pembangunan tidak saja bermaksud membina hubungan dan kehidupan setiap orang untuk bermasyarakat, melainkan juga untuk membangun masyarakat karena setiap satuan masyarakat mempunyai kekuatan sendiri yang disebut community power, misalnya kerukunan, kekerabatan, solidaritas dan kebersamaan.Suatu masyarakat bisa kehilangan kekuatannya jika masyarakat itu mengalami community disorganization.

Untuk mengatasi hal itulah community development atau pengembangan masyarakat dilancarkan.Community development menjadi lebih penting lagi jika diingat bahwa masyarakat atau community perlu dipersiapkan untuk memasuki bentuk masyarakat yang disebut society, sehingga kedua bentuk ideal tersebut merupakan suatu continuum; community society continua (Ndraha, 1990).
Menurut Parsudi Suparlan, dalam proses community society continua senantiasa terjadi interaksi antara tiga jenis kebudayaan, yaitu kebudayaan etnis, kebudayaan publik dan kebudayaan nasional. Karena itu dalam perencanaan perubahan kebudayaan haruslah mengacu pada kondisi objektif kebudayaan masing-masing pihak. Artinya bahwa perencanaan peperubahan kebudayaan komuniti haruslah bersamaan dengan perencanaan perubahan kebudayaan masyarakat luas agar kondusif bagi perkembangan komuniti yang bersangkutan.

Penting memperhatikan aspirasi masyarakat dalam pembangunan, karena suatu komunitas hanya akan menerima program-program pembangunan jika program tersebut memenuhi kondisi-kondisi berikut: melayani kebutuhan komunitas, konsisten dengan nilai-nilai lokal yang ada pada komunitas tersebut, dan penggunaan teknologi tidak melampaui kemampuan komunitas tersebut dalam menggunakannya (Soemardjan, 1993).
Artinya bahwa dalam usaha pengembangan masyarakat harus memperhatikan taraf perkembangan kebudayaan masyarakat peserta program pembangunan tersebut.




Sumber :
https://www.scribd.com/presentation/671001824/III-Antropologi-Dan-Pengembangan-Masyarakat
https://slideplayer.info/slide/2702747/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ANTROPOLOGI PADA BISNIS

ANTROPOLOGI HUKUM, DAN RUANG LINGKUPNYA

Unsur - Unsur Integrasi Kebudayaan dan Bentuk Pergeseran Masyarakat dan Kebudayaan